Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Seorang Pemimpim Yakuza di Vonis Hukuman Mati Untuk Pertama Kali di Pengadilan Jepang

Jakarta - Pengadilan barat daya Jepang menjatuhkan hukuman mati pemimpin sindikat kejahatan Yakuza dengan cara digantung. Pengadilan di kota Fukuoka menemukan bahwa Nomura Satoru (74 tahun) telah memerintahkan 4 tindakan penyerangan, yang menyebabkan satu orang tewas. Hakim memutuskan hukuman mati kepada Nomura meski, kurang bukti langsung yang membuktikan ia bersalah, menurut laporan media lokal. Nomura membantah semua keterlibatannya dalam kasus penyerangan yang mematikan orang tersebut. Melansir BBC pada Rabu (25/8/2021), keputusan pengadilan Jepang ini adalah untuk pertama kali seorang anggota elderly mafia Jepang, Yakuza, dijatuhi hukuman mati. "Saya meminta keputusan yang adil ... Anda akan menyesalkan ini selama sisa hidupmu," ujar Nomura kepada hakim ketua, setelah vonis hukumannya dibacakan pada Selasa (24/8/2021), menurut yang diwartakan surat kabar Jepang Nishinippon Shimbun. Nomura yang mengepalai sindikat Kudo-kai yang beroperasi di barat daya Jepan...

Premanisme Terjadi di Ceger, Polisi Terkendala Ketiadaan Laporan Korban

Jakarta - Kepolisian Sektor Pondok Aren tengah menyelidiki fenomena premanisme di Jl Ceger Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Namun, polisi mengaku menemui kendala. " Kalau korban tidak ada, penyelidikan saya terbuntu,"kata Kepala System Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pondok Aren Iptu Rony Setiawan kepada wartawan, Jumat (13/8/2021). Rony ingin korban premanisme datang ke Markas Polsek Pondok Aren dan membuat laporan bahwa yang bersangkutan kena palak preman atau dimintai jatah preman. Dengan laporan itu, polisi bisa lebih mudah melakukan penyelidikan. "Itu kendala kita juga dalam penyelidikan=. Korban bisa lapor ke polisi ya," kata Rony. Sebelumnya, Rony juga pernah menyampaikan hal yang sama. Pada 5 Agustus kemarin, dia mempersilakan korban utnuk lapor polisi.   Selanjutnya, soal awal mula masalah ini mengemuka ke publik lewat isu viral: Masalah premanisme di Ceger, Pondok Aren ini sudah dikeluhkan oleh warga setempat sejak 14 Juni 202...

Angka Kasus Covid-19 di Dunia Sudah Tembus 200 Juta di Tengah Penyebaran Varian Delta

Jakarta -  Pada Rabu (4/8), kasus virus corona di seluruh dunia melampaui angka 200 juta, menurut data Reuters, ketika varian Delta yang lebih menular mengancam wilayah dengan angka vaksinasi rendah dan mengguncang sistem kesehatan. Lonjakan worldwide kasus Covid-19 mempertegas kesenjangan angka vaksinasi antara negara kaya dan miskin. Kasus meningkat di sekitar sepertiga negara-negara di dunia, di mana banyak di antara negara-negara ini bahkan belum memberikan vaksinasi satu dosis kepada penduduknya. Dilansir Reuters pada Kamis (5/8), setidaknya 2,6 persen dari populasi dunia telah terinfeksi sejak pandemi dimulai, dengan angka sebenarnya kemungkinan lebih tinggi karena tes Covid terbatas di banyak tempat. Menurut analisis Reuters, jika jumlah orang yang terinfeksi adalah sebuah negara, itu akan menjadi negara dengan populasi terpadat kedelapan di dunia, di belakang Nigeria. Menurut analisis tersebut, butuh setahun lebih kasus Covid mencapai angka 100 juta, sementara 100 juta beri...