Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Kementerian Kesehatan Mengatakan Sudah Ada 500 Lebih Anak 6-11 yang Sudah di Vaksin Covid-19

Jakarta -  Vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6 sampai 11 tahun telah berjalan hampir sepekan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan kini capaiannya cukup baik. Program ini dilaksanakan pertama kali dilaksanakan pada 14 Desember di 115 kab/kota yang memenuhi kriteria tertentu, yakni telah mencapai vaksinasi umum dosis pertama di atas 70% dan vaksinasi lansia 60%. "Saat kick off baru 115 kab/kota, sekarang bertambah karena setiap hari ada perubahan. Jadi berjalan lancar saat ini sudah 500 ribu lebih yang di vaksinasi," kata Plt Dirjen P2P Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu dalam program 'Dialog Produktif Senin: Vaksinasi Aman untuk Anak ' secara virtual di YouTube FMB9, Senin (20/12). Menurut Maxi, capaian 500 ribu anak yang sudah divaksinasi tersebut masih jauh dari complete target 26,5 juta. Akan tetapi, hal tersebut dikarenakan belum semua wilayah melaksanakannya. "Tapi kan belum semua kab/kota. Jadi saya kira vaksinasi berjalan lancar, aman, dan peminatnya ...

Elonk Musk Jual Rumah Terakhirnya Dengan Harga Rp 431 Miliar, Demi Ke Mars

Jakarta -  CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk memutuskan untuk menjual rumah terakhirnya yang tersisa di AS. Keputusan ini diambil setelah dia berulang kali mengatakan ingin menjual sebagian besar hartanya, termasuk semua rumahnya, untuk mendanai sebuah koloni di Mars. Mengutip Business Insider, properti Elon Musk memiliki luas 47 hektar di Hillsborough di San FransiscoBay Area. Rumah dan tanah itu terjual pada 2 Desember lalu di kisaran $30 juta atau sekitar Rp 431 Miliar, menurut MLSListings.com. Rumah Musk telah laku terjual, namun sang pembeli, disebut enggan mengungkap identitasnya. Musk awalnya membeli rumah tersebut pada 2017 seharga 23 juta dolar AS dari Christian de Guigne IV. Sebelum Musk, rumah tersebut dihuni oleh keluarga Guigne selama 150 tahun. 'Gelandangan' demi bangun koloni Mars' Musk telah menjual portofolio propertinya sejak Mei lalu untuk mendanai pembangunan koloni di Mars. Bos SpaceX dan Tesla itu memiliki rencana untuk mengirim 1 juta orang ke Mars pada...

Indonesia Sudah Lampaui Singapura Sebagai Negara Diplomatis Berpengaruh di Asia Tenggara

Jakarta -  Lembaga kajian Lowy Institute menempatkan Indonesia pada peringkat ke-9 dari 26 negara di kawasan Asia dalam Indeks Kekuatan Asia (Asia Power Index) 2021. Lowy Institute menggunakan beberapa indeks, seperti pengaruh diplomatik dan kemampuan ekonomi, untuk mengukur kekuatan suatu negara dan menilai peringkat kekuatan sejumlah negara di Asia secara relatif. "Saat ini Indonesia melampaui Singapura sebagai negara diplomatis yang berpengaruh di Asia Tenggara dengan Presiden Joko Widodo telah menjadi pemimpin terdepan di tingkat kawasan," kata keterangan Lowy Institute, seperti dikutip dari laman resminya https://power.lowyinstitute.org/ pada Senin. Menurut Asia Power Index 2021 yang dikeluarkan Lowy Institute, pengaruh diplomatik Indonesia mencapai peningkatan terbesar dengan penambahan nilai sebesar 1,7 dibandingkan pada 2020 sehingga meraih posisi ke-8 pada 2021. Capaian penambahan nilai itu membuat Indonesia berhasil unggul dari Thailand dan Malaysia dalam hal pengar...

BMKG Meluruskan Pernyataannya Terkait Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon, Banten

Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meluruskan pernyataannya terkait potensi tsunami di Cilegon, Banten setinggi hingga 8 meter dalam rapat kerja Komisi V DPR , Rabu (1/12/2021). Menurut Dwikorita, pernyataannya itu perlu dimaknai sebagai pemetaan BMKG dalam membuat skenario terburuk jika tsunami terjadi. "Itu peta. Peta bahaya wilayah. Indonesia ini kan pantainya banyak yang potensi tsunami, termasuk di Cilegon. Jadi itu peta bahaya yang disusun duluan dengan skenario terburuk,"kata Dwikorita saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu. Dia memastikan, pernyataannya itu sebagai upaya mitigasi dari BMKG terhadap potensi tidal wave di Indonesia. Ia juga menuturkan, tidak ada satu orangpun yang tahu kapan tidal wave itu datang. "Ya kita enggak tahu kapan terjadinya, tapi ada potensi,"lanjut dia. Dwikorita kemudian menjelaskan bahwa sejumlah daerah pantai di Indonesia memang rawan tidal w...