Seorang Pelaku Penikaman Yang Terjadi di Selandia Baru Terinspirasi Oleh ISIS, Pelaku Berasal Dari Srilanka
Jakarta - Pelaku penikaman di Selandia diidentifikasi berasal dari Sri Lanka, dan
beraksi karena terinspirasi oleh ISIS. Perdana Menteri Jacinda Ardern
menyatakan, tersangka datang ke "Negeri Kiwi" pada 2011, dan sudah
berada dalam pengawasan pihak berwenang.
Pria yang tidak disebutkan identitasnya itu memasuki grocery store di
pinggiran Auckland, mengambil pisau dari pajangan, dan menikam
pengunjung. Ardern menerangkan enam orang terluka, tiga di antaranya
kritis.
Polisi yang memantaunya melepaskan tembakan dan membunuhnya 60 detik kemudian. "Apa yang terjadi hari ini penuh kebencian, tercela,"kata PM Ardern dalam konferensi pers dilansir AFP Jumat (3/9/2021).
Disinggung oleh motivasi pelaku penikaman yang tak disebutkan identitasnya itu, Ardern menjawab terinspirasi oleh ISIS. Ardern melanjutkan dia tidak bisa memberikan pernyataan lebih detil mengenai pelaku, yang diawasi sejak 2016.
Komisioner Polisi Andrew Coster mengatakan, pihaknya yakin pria itu beraksi sendiri dan tidak lagi membahayakan publik. Aksi teror terparah yang pernah diterima Selandia Baru adalah penembakan yang terjadi di Christchurch, Maret 2019.
Saat itu, teroris asal Australia yang bernama Brenton Tarrant menyerang dan menembaki jemaah masjid yang tengah melaksanakan shalat Jumat. Sebanyak 51 jemaah tewas dan 40 lainnya terluka, dengan Tarrant sempat merekam dan menyiarkan langsung aksi kejinya.
Komentar
Posting Komentar